Selamat tanggal 14, sayang..
Aku menyadari bahwa aku sulit sekali menyamakan langkah dengan waktu. Debar ini masih tersengal mengatur nafas setelah bah membuntungkan kaki asa. Dan kau?
Ah, aku enggan menebak apa isi kepalamu. Pun tak mau tahu debar siapa yang kini menghidupimu.
Sudahlah, katamu.
Sudahlah, waktuku.
Sudah!
Sudah kuputuskan untuk membiarkan perasaan ini padam.
Aku menyadari bahwa aku sulit sekali menyamakan langkah dengan waktu. Debar ini masih tersengal mengatur nafas setelah bah membuntungkan kaki asa. Dan kau?
Ah, aku enggan menebak apa isi kepalamu. Pun tak mau tahu debar siapa yang kini menghidupimu.
Sudahlah, katamu.
Sudahlah, waktuku.
Sudah!
Sudah kuputuskan untuk membiarkan perasaan ini padam.